Jabatan Wakil Ketua DPRD Diganti Kader Lain, Yudi : Saya Taat dan Ikhlas
Bondowoso --- Kembali, sebagai partai kader, PKS Bondowoso membuktikan kadernya layak menjadi panutan. Dalam rakorda 2017 melalui ketua DPD PKS Bondowoso, diinformasikan pada tanggal 30 Maret 2017 nanti akan ada pelantikan Wakil Ketua DPRD Bondowoso baru.
Jika sebelumnya publik mengenal Ketut Yudi Kartiko dari Dapil 1 sebagai Wakil Ketua DPRD Bondowoso, maka pada tanggal tersebut akan diganti oleh Budi Hartono yang sebelumnya berada di komisi 2 DPRD Bondowoso. Pergantian kepemimpinan dewan kader PKS sontak menimbulkan pertanyaan sejumlah politisi partai lain. Apalagi proses pergantian tidak melibatkan anggota legislatif sama sekali, murni hasil keputusan struktur.
"Begitulah Partai Keadilan Sejahtera. Pergantian kepemimpinan dewan tidak menimbulkan gejolak sama sakali," ujar ketua DPD PKS Bondowoso Abdullah saat membuka Rakorda PKS di hotel Ijen View (Selasa, 28/3). Tujuan pergantian pimpinan dewan adalah untuk berbagi pengalaman. "Saat kami beritahu pak Yudi tentang pergantiannya dari pimpinan dewan, beliau menjawab dengan tenang 'Saya taat dan ikhlas terhadap keputusan tersebut'," tambahnya.
Selanjutnya Yudi Kartiko diamanahi tugas sebagai ketua Fraksi PKS di DPRD Bondowoso. Dan Fathorasi yang sebelumnya menjadi ketua Fraksi kini menjadi anggota dewan komisi 3. "Mereka bertiga, Pak Yudi, Pak Budi, dan Pak Fathoraasi telah menunjukkan teladan yang baik tidak saja bagi kader dan PKS, tapi juga bagi politisi lain. Tradisi pergantian kepemimpinan di PKS selalu berjalan mulus tanpa ada intrik dan perebutan kekuasaan. Mereka bertiga adalah kader PKS 24 karat," sambung Abdullah. "Karena itu merekalah bintang PKS Bondowoso," pungkasnya.
Menyinggung agenda pilihan bupati tahun 2018, Abdullah menggarisbawahi bahwa Bondowoso hanya bisa dibangun dengan kebersamaan bersama elemen lainnya. PKS Bondowoso siap menjadi kawan bagi siapa saja yang menginginkan perubahan nyata di Bondowoso.
Jika sebelumnya publik mengenal Ketut Yudi Kartiko dari Dapil 1 sebagai Wakil Ketua DPRD Bondowoso, maka pada tanggal tersebut akan diganti oleh Budi Hartono yang sebelumnya berada di komisi 2 DPRD Bondowoso. Pergantian kepemimpinan dewan kader PKS sontak menimbulkan pertanyaan sejumlah politisi partai lain. Apalagi proses pergantian tidak melibatkan anggota legislatif sama sekali, murni hasil keputusan struktur.
"Begitulah Partai Keadilan Sejahtera. Pergantian kepemimpinan dewan tidak menimbulkan gejolak sama sakali," ujar ketua DPD PKS Bondowoso Abdullah saat membuka Rakorda PKS di hotel Ijen View (Selasa, 28/3). Tujuan pergantian pimpinan dewan adalah untuk berbagi pengalaman. "Saat kami beritahu pak Yudi tentang pergantiannya dari pimpinan dewan, beliau menjawab dengan tenang 'Saya taat dan ikhlas terhadap keputusan tersebut'," tambahnya.
Selanjutnya Yudi Kartiko diamanahi tugas sebagai ketua Fraksi PKS di DPRD Bondowoso. Dan Fathorasi yang sebelumnya menjadi ketua Fraksi kini menjadi anggota dewan komisi 3. "Mereka bertiga, Pak Yudi, Pak Budi, dan Pak Fathoraasi telah menunjukkan teladan yang baik tidak saja bagi kader dan PKS, tapi juga bagi politisi lain. Tradisi pergantian kepemimpinan di PKS selalu berjalan mulus tanpa ada intrik dan perebutan kekuasaan. Mereka bertiga adalah kader PKS 24 karat," sambung Abdullah. "Karena itu merekalah bintang PKS Bondowoso," pungkasnya.
Menyinggung agenda pilihan bupati tahun 2018, Abdullah menggarisbawahi bahwa Bondowoso hanya bisa dibangun dengan kebersamaan bersama elemen lainnya. PKS Bondowoso siap menjadi kawan bagi siapa saja yang menginginkan perubahan nyata di Bondowoso.
Post a Comment